Apakah kamu pernah mendengar tentang pengujian feses atau tinja yang dilakukan di laboratorium kesehatan? Jika belum pernah, sederhananya pemeriksaan feses dilakukan dengan tujuan untuk melakukan pengecekan kepada saluran pencernaan untuk mengetahui gangguan yang dialami oleh organ pencernaan. Ada beberapa penyakit yang bisa dialami oleh organ pencernaan dan dalam artikel ini akan dibahas lebih lanjut mengenai penyakit yang terdeteksi dengan pengujian pada feses.
Sindrom ini adalah penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan pada usus halus sehingga penyerapan nutrisi tidak berjalan dengan lancar. Gejala yang biasanya dialami adalah diare terus menerus, turunnya berat badan, anemia, malnutrisi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Biasanya sindrom malabsorbsi disebabkan karena adanya radang pada usus, adanya infeksi pada usus, infeksi cacing, dan yang lainnya.
Penyakit ini disebut juga sebagai pendarahan pada saluran pencernaan dimana gejala yang dialami adalah ketika feses bercampur dengan darah dikarenakan adanya gangguan pada saluran pencernaan, baik bagian atas maupun bawah. Dengan pengecekan di laboratorium, penyakit hematochezia akan bisa didiagnosis dengan cepat dan pasien akan bisa mendapatkan pengobatan yang dibutuhkan.
Penyakit pada liver yang membuat perubahan pada feses seperti sirosis hati bisa diidentifikasi melalui perubahan yang terjadi pada kualitas feses. Perubahan yang dialami seperti feses berwarna kehitaman dan lengket.
Baca Juga: Siapa Saja Orang Yang Butuh Perawat Medis Pendamping?
Penyakit pada pankreas, kanker pankreas merupakan salah satu penyakit yang bisa menyebabkan perubahan kualitas feses yang dikeluarkan menjadi warna kepucatan dibandingkan warna feses pada umumnya. Hal ini dikarenakan adanya penyumbatan pada saluran empedu yang menyebabkan warnanya menjadi pucat.
Kanker pada usus besar bisa didiagnosis melalui perubahan pada bentuk dan warna pada feses, bahkan terkadang BAB disertai dengan darah. Kanker usus besar juga bisa disebut sebagai kanker kolorektal.
Infeksi pada saluran pencernaan juga bisa didiagnosis melalui feses sebagai sampelnya. Infeksi yang dialami seperti adanya virus, parasit, ataupun jamur pada saluran tersebut, contohnya adalah cacing pita yang mana itu adalah parasit yang mengganggu sistem pencernaan manusia.
Jadi itulah penyakit atau gangguan yang bisa diidentifikasi dengan melakukan pengujian terhadap feses. Tim laboratorium Indo Homecare sudah sering berkunjung ke rumah pasien untuk mengambil sampel feses yang kemudian akan dilakukan pemeriksaan di laboratorium untuk dilakukan analisa lebih lanjut agar diagnosis bisa didapatkan dan pasien bisa mendapatkan penanganan yang tepat.
Nah, sudah tidak perlu basa-basi lagi, yuk hubungi Indo Homecare sekarang juga dengan mengunjungi website resmi kami dengan menekan gambar diatas ini atau menghubungi Customer Service kami untuk mengetahui info lebih lanjut (0811 – 9777 – 292). Indo Homecare, Layanan Homecare Keluarga.
Rekomendasi Artikel Terkait:
1. Yuk, Ketahui Prosedur Pengetesan Urine Di Laboratorium
2. Jenis-Jenis Tes Biomarker Tumor Itu Apa Saja?
3. Apa Saja Penyakit Menular Seksual Yang Bisa Di Tes Laboratorium?