Fisioterapi
Pilih Paket Layanan

Qty

Tanggal berapa petugas akan datang?
Konsultasi Gratis Login Terlebih Dahulu
Fisioterapi Indo Homecare

Fisioterapi (physical therapy) adalah terapi layanan rehabilitasi yang ditujukan untuk memulihkan, mengembangkan, dan merawat gerakan fungsi fisik dengan menggunakan berbagai program latihan. Layanan fisioterapi meliputi konseling, pelatihan, penilaian, diagnosis, penilaian, dan penilaian ulang. Perawatan yang digunakan dalam setiap sesi fisioterapi sangat praktis, lengkap dan spesifik, dan semua program didasarkan pada kebutuhan setiap pasien. Fisioterapi juga membutuhkan keterlibatan pasien yang aktif dan tekun dalam melakukan latihan yang diberikan. 

Manfaat Fisioterapi

  • Pencegahan cedera
  • Peningkatan keseimbangan
  • Pemulihan stroke
  • Pemulihan dari cedera

Siapa yang membutuhkan Fisioterapi?

  • Masalah pada punggung
  • Cedera sendi
  • Inkontinensia
  • Gangguan musculoskeletal
  • Osteoporosis
  • Sindrom carpal tunnel

Jenis - Jenis Fisioterapi

Terapi electrophysical ini kurang lebih sama seperti hydrotheraphy yang membedakan nya dari treatment fisioterapi yang digunakan apabila pasien mempunyai keluhan nyeri pada bagian tubuh nya

Jenis-jenis terapi electrophysical yang biasa digunakan dalam praktik fisioterapi seperti:

  • Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS)
  • Micro Wave Diathermy (MWD)
  • Short Wave Diathermy (SWD)
  • InfraRed Radiation, Laser Therapy serta Ultrasound (US)

Umumnya Fisioterapi electrophysical menangani pasien yang memiliki penyakit:

  • Nyeri Pada Otot dan Sendi
  • Pembengfkakan / Odema
  • Gangguan saraf
  • Myalgia
  • Bels Palsy
  • Tringer Finger
  • LBP dan HNP
  • DLL

Electrophysical merupakan sebuah modalitas atau pelengkap dalam treatment fisioterapi yang akan digunakan apabila pasien memiliki keluhan nyeri pada tubuhnya

Fisioterapi Neuromuscular adalah pengobatan gangguan/masalah yang disebabkan oleh gangguan sistem saraf pusat (otak) dan saraf tepi (saraf saraf). Pada umumnya Fisioterapi Neuromuskular menangani pasien yang memiliki riwayat penyakit seperti: 

  • Pasca stroke
  • Saraf kejepit
  • Parkinson
  • Hernia Nukleus Pulposus (HNP) tulang belakang
  • CTS (carpal tunnel syndrome)
  • Migraine
  • Meningitis

Dan seluruh keluhan yang disebabkan oleh saraf pusat yang terganggu

Fisioterapi Kardiopulmunal dapat dilakukan pada penderita penyakit jantung dan paru-paru. Fisioterapi ini dapat membantu rehabilitasi pasien yang menderita serangan jantung atau penyakit paru kronis. Keuntungan melakukan fisioterapi Kardiopulmunal ialah sebagai berikut;

  • Melatih pernapasan dan peredaran darah
  • Membantu mengatasi sesak napas dan batuk kronis
  • Memposisikan tubuh untuk ekspansi paru-paru yang optimal
  • Rehabilitasi untuk kondisi paru dan jantung

Fisioterapi Integument merupakan fisioterapis yang memiliki kemampuan dari segi penyembuhan dan pemulihan pada kecacatan fisik dan kulit

Pada umumnya Fisioterapi Neuromuskular menangani pasien yang memiliki riwayat penyakit seperti:

  • Luka bekas operasi

Fisioterapis luka memastikan kondisi luka yang sembuh dapat menerima oksigen dan darah yang cukup. Penggunaan terapi manual, stimulasi listrik, terapi kompresi dan perawatan luka menjadi salah satu metode yang mungkin dilakukan

Fisioterapi olahraga adalah fisioterapi  yang menangani cedera dan masalah terkait atlet. Cedera olahraga  berbeda dengan cedera sehari-hari. Atlet biasanya membutuhkan kinerja dan tuntutan fisik tingkat tinggi, memberikan tekanan ekstrem pada otot, sendi, dan tulang.  Fisioterapis olahraga memberikan pelatihan dan pengetahuan untuk membantu atlet pulih dari cedera olahraga dan  mencegah masalah.

 Umum nya semua fisioterapis olahraga bertugas untuk memberi informasi kepada pelatih tim terkait beberapa hal, terkait:

  • Melaporkan kondisi kebugaran atlet, apakah dalam kondisi fit dan bisa bertanding, atau lebih disarankan untuk beristirahat
  • Mempersiapkan porsi latihan khusus dan terpisah bagi atlet yang mengalami cedera
  • Memberi penilaian terkait tingkat kesiapan dan kesanggupan seorang atlet untuk kembali bermain pasca usai cedera

Bekerja sama dengan orang tua dan fisioterapi anak untuk mengatasi hambatan pertumbuhan dan perkembangan anak sejak lahir hingga usia 18 tahun dengan memaksimalkan potensi fisik mereka. Anak yang belum berusia 18 tahun, yang mengalami gangguan/keterbatasan fisik, mental, intelektual dan sensorik yang permanen dan memiliki masalah dalam melakukan aktivitas atau hubungan sosial akan dibantu dengan fisioterapi pediatric

fisioterapi pediatric untuk mendiagnosis, merawat, mengelola kondisi yang mempengaruhi bayi, anak-anak dan remaja.

Beberapa di antaranya: 

  • Keterlambatan perkembangan,
  • Cerebral palsy,
  • Spina bifida,
  • Tortikolis

Pada umumnya Fisioterapi pediatric menangani pasien yang memiliki riwayat penyakit syndrome pada anak anak atau yang mengalami masalah tumbuh kembang.

Fisioterapis yang menangani orang tua dengan gangguan otot dan saraf mereka biasanya lebih banyak sabar untuk menangani pasien yang lebih tua karena mereka tidak hanya fokus pada kondisi fisik mereka tetapi juga pada kondisi mental mereka. Berbagai masalah yang terjadi pada lansia, seperti: 

  • Ketulian,
  • Gangguan penglihatan,
  • Kekebalan melemah,
  • Pola tidur terganggu, dan
  • Fleksibilitas berkurang,
  • Menurunkan mobilitas lansia.

Fisioterapi geriatrik akan mengajarkan pasien bagaimana menggunakan otot untuk bekerja secara efisien dan mengurangi cedera di usia tua. Keuntungan melakukan fisioterapi geriatrik sebagai berikut:

  • Mengembalikan mobilitas, kekuatan, dan ketahanan
  • Mengurangi nyeri kronis
  • Meningkatkan kesehatan dan kebugaran
  • Memperbaiki postur tubuh yang buruk

Fisioterapis ini biasanya akan jauh lebih sabar menangani pasien yang telah lanjut usia karena titik fokusnya tidak hanya dari kondisi tubuh pasien, namun harus ekstra focus juga pada kondisi psikis pasien

Musculoskeletal Physiotherapy adalah Pelayanan Fisioterapi yang menangani jaringan otot, tendon, tulang dan sendi, serta jaringan lunak lainnya yang mengalami peradangan dan nyeri akibat degenerasi (pengapuran), cedera (salah gerak), trauma, rematik, dan ketidakseimbangan otot.

Terapi ini tepat dilakukan untuk kondisi medis tertentu, seperti: 

  • patah tulang,
  • keseleo,
  • tendonitis,
  • bursitis,
  • masalah medis kronis.

Bagi Anda yang baru pulih dari operasi ortopedi bisa melakukan rehabilitasi dengan metode ini. Anda dapat menjalani pengobatan dengan mobilisasi sendi, terapi manual, latihan kekuatan, pelatihan mobilitas dan modalitas lainnya

Hydrotheraphy merupakan pengobatan yang menggunakan air. Terapi ini ditujukan untuk mengobati penyakit atau menjaga kesehatan. Hydrotherapy meliputi gerakanan fisik tertentu yang dilakukan di kolam air panas. Suhu air 33-36°C, yang relatif lebih hangat dari suhu kolam renang normal. Hydrotherapy tergolong aman sebagai tambahan untuk berbagai penyakit seperti radang sendi (arthritis).

Siapa yang membutuhkan hydropool (Hydrotheraphy)? 

Hidroterapi dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit. Terapi ini dianjurkan untuk pasien dengan gejala seperti: 

  • radang sendi (arthritis),
  • jerawat,
  • depresi,
  • sakit kepala,
  • insomnia,
  • stres,
  • gangguan perut,
  • sendi,
  • otot dan saraf.

Hidroterapi juga bisa dilakukan untuk relaksasi dan membantu menjaga kesehatan tubuh. 

Terapi ini tidak dianjurkan untuk pasien dengan kondisi berikut: 

  • Gangguan jantung dan pembuluh darah
  • Tekanan darah tinggi panas
  • Cedera atau peradangan akut
  • Penyakit ginjal kanker
  • Hamil
Dokumentasi
Frequently
Asked
Questions
Metode Pembayaran
Partnership