Menu Tutup

Swab Test Corona

PENGERTIAN VIRUS CORONA

Corona Virus merupakan virus baru penyebab penyakit pernapasan. Virus ini berasal dari Cina. Corona virus merupakan satu keluarga dengan virus penyebab SARS dan MERS.

Tanggal 8 Februari 2021 perkembangan COVID-19 di Indonesia dengan jumlah kasus tekonfirmasi positif menjadi 1.166.079 kasus dengan 963.028 sembuh dan 31.763 meninggal.

 

Swab test corona adalah pemeriksaan untuk mendeteksi virus corona penyebab Covid-19. Swab Test Corona ada 2 jenis yaitu Swab Test PCR dan swab test Antigen. Pemeriksaan ada atau tidaknya virus  itulah yang dilakukan menggunakan metode RT-PCR (Polymerase Chain Reaction). Swab antigen dirancang untuk mendeteksi protein tertentu dari virus yang memunculkan respons kekebalan tubuh.

Bagaimana Cara Kerja Swab Test PCR dan Antigen?

Sampel pada pemeriksaan swab test PCR yaitu Lendir yang diambil dari dalam hidung maupun tenggorokan. Sampel ini kemudian dibawa ke laboratorium untuk diperiksa ada atau tidaknya virus penyebab Covid-19 di tubuh.

Metode ini dapat menganalisis DNA atau RNA (materi genetik) yang terdapat dalam virus. Meski sampel hanya mengandung materi genetik dengan jumlah sedikit, pemeriksaan ini dapat melipat gandakan DNA atau RNA tersebut.

Swab Antigen dilakukan dengan cara mengambil sampel lendir dari hidung. Petugas medis akan menggunakan swab berbentuk seperti cotton bud dengan tangkai yang lebih panjang.Alat swab yang sudah digunakan kemudian dimasukkan ke kantong atau tabung khusus untuk dianalisis lebih lanjut. Proses pengambilan sampel ini hanya berlangsung selama beberapa menit.

Swab Test Antigen dapat mengungkapkan bila seseorang saat ini sedang terinfeksi patogen seperti virus SARS-CoV-2. Berbeda dengan tes PCR yang mendeteksi keberadaan materi genetik, Swab Test Antigen mendeteksi protein atau glikan, yaitu seperti protein lonjakan yang ditemukan di permukaan SARS-CoV-2

Siapakah yang Dapat Melakukan Swab Test Antigen dan Swab Test PCR?

Swab Test Antigen dapat digunakan untuk melakukan skrining atas orang-orang yang berisiko dan untuk segera mengisolasi kasus positif (dan memulai upaya pelacakan kontak) serta memprioritaskan pengambilan sampel dari orang-orang yang hasil tesnya negatif, sehingga tindakan pencegahan penularan infeksi dapat segera dilakukan. Namun, bila hasilnya didapati positif, dokter masih perlu melakukan tes PCR untuk memastikan diagnosis.

Apa yang harus dilakukan bila hasil swab test corona (Covid-19) positif?

Hasil swab test corona yang positif menandakan pasien adalah penderita Covid-19. Pasien akan menjalani isolasi di ruangan khusus guna mendapatkan perawatan medis.

Sampel jaringan dari pasien akan diambil setiap hari untuk diperiksa. Pasien akan dikeluarkan dari ruang isolasi rumah sakit jika pemeriksaan sampel memberikan hasil negatif sebanyak dua kali berturut-turut.

 

Sedangkan untuk pasien dengan hasil swab test corona yang benar-benar negatif, akan dirawat sesuai dengan penyebab penyakit yang dialaminya.

Pelayanan Swab Test di Indo-Homecare

Saat pasien positif COVID-19 dan sudah melakukan perawatan maupun isolasi mandiri selama 10 hari, wajib melakukan swab test kembali untuk mengetahui apakah sudah negative atau masi positif. Sehingga di Indohomecare membuka layanan Swab Test PCR maupun Swab test Antigen.

  •      Kelebihan Swab PCR
    Jenis tes PCR akan mendeteksi keberadaan RNA virus untuk menentukan     positif atau negatif terinfeksi corona. Tes PCR membutuhkan waktu lebih lama   dibandingkan pengujian lainnya karena pengujian untuk menemukan genetika bukan perkara muda
  •    Kelebihan Swab Antigen
    Mampu mendeteksi komponen virus secara langsung untuk deteksi dini, tidak membutuhkan masa inkubasi terjadinya ikatan antigen antibodi untuk timbul hasil positif, tidak memerlukan alat pemeriksaan laboratorium khusus, serta tidak memerlukan keterampilan petugas secara khusus dalam pengerjaan rapid swab antigen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *