Menu Tutup

Manfaat FISIOTERAPI

    Fisioterapi atau terapi fisik adalah prosedur yang dilakukan untuk memeriksa, menangani, dan mengevaluasi pasien yang memiliki keterbatasan gerak dan fungsi tubuh. Fisioterapi juga digunakan untuk mencegah cacat fisik, serta mengurangi risiko cedera dan gangguan pergerakan yang bisa terjadi di kemudian hari. Dalam menjalankan fisioterapi, pasien akan langsung di bantu langsung dengan fisioterapis, yaitu orang yang ahli dalam bidang praktik fisik, fisioterapi dapat di lakukan segala usia termasuk lansia. dan atlet salah satu yang umum yang dapat memerlukan Fisioterapi untuk memulihkan kondisi tubuh 

INDIKASI FISIOTERAPIS

Kondisi yang disarankan untuk menjalankan fisioterapis, diantaranya

  •  GANGGUAN TULANG BELAKANG. Gangguan ini dapat menimbulkan keluhan nyeri leher, nyeri bahu, atau nyeri punggung.

  • ARTHRITIS. Peradangan atau bagian sendi lainya yang memiliki kendala gejala utama dan kaku pada sendi

  • PASKA  AMPUTASI. Amputasi adalah hilangnya salah satu bagian tubuh kita akibat sakit atau cedera 

  • CARPAL TUNNEL SYNDROME. kondisi yang menyebabkan nyeri, mati rasa dan kesemutan

  • GANGGUAN JANTUNG DAN SIRKULASI DARAH

  • PASCA PATAH TULANG 

 

     Pelaksanaan Fisioterapi
jumlah sesi yang dilakukan untuk melakukan fisioterapi, namun biasanya dilakukan selama kurang lebih 30-60 menit per sesi tapi setiap sesi nya dapat berubah. semua dilakukan dapat dilakukan sesuai kebutuhan tersebut. 

  •  Terapi manual. biasanya terapi diakukan dengan tangan fisioterapis untuk memijat, menggerakan dan memanipulasi setiap anggota tubuh yang terasa kaku. manfaat nya melancarkan setiap peredaran darah 

  • Latihan dan pergerakan. pendekatan ini menggunakan alat bantu sepert (tongkat) atau mungkin bisa digunakan di air (Hidroterapi), hal ini dilakukan dengan cara gerakan yang merutin, dan dilakukan dengan cara yang sangat aman

  • Edukasi dan saran. Pendekatan ini berupa pengenalan gaya hidup yang sehat seperti menjaga tubuh yang ideal dan berolahraga 

      Fisioterapi juga mempunyai terknik. Transcutaneos Electrical nerve stimulation (TENS) yang berfungsi mengirimkan sinyal listrik ke daerah yang mengalami nyeri serta terapi ultrasond yang  menggunakan gelombang frekuensi tinggi untuk mengurangi rasa nyeri .

 

    Setelah Fisioterapi saatnya menyelesaikan suatu program, pasien akan bertemu kembali dengan dokter fisioterapi untuk melihat perkembangan serta melakukan evaluasi dari suatu program fisioterapi. Setelah evaluasi, pasien mungkin melakukan program fisioterapi lain atau mengulang program yang sama. Bila program fisioterapi dinyatakan selesai, bukan berarti saran atau latihan yang telah diberikan juga selesai. Pasien dapat menerapkan saran dan latihan yang bisa dilakukan di rumah untuk terus memperbaiki fungsi bagian tubuh tersebut, juga mencegah cedera lebih lanjut.

 

Penulis : Ester Sibarani

 

 

 

Refrensi :

  • http://www.rsannisa.co.id/artikel/kesehatan/yang-perlu-anda-ketahui-tentang-fisioterapi
  • https://www.halodoc.com/kesehatan/fisioterapi
  • http://www.rsannisa.co.id/artikel/kesehatan/yang-perlu-anda-ketahui-tentang-fisioterapi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *