Menu Tutup

Apa itu ANOSMIA

Apa itu Anosmia???

Anosmia adalah hilangnya kemampuan seseorang untuk mencium suatu hal, dan kemampuan ini juga bisa membuat sesorang bisa merasakan hilangnya rasa apa yang saat di makan.

Kehilangan indra penciuman atau Anosmia yang saat ini dirasakan oleh seseorang, dapat memicu seseorang untuk turun nya berat badan, nafsu makan yang berkurang, dan setiap orang pun bisa terjadi depresi dan juga malnustri.

Biasanya dalam kasus Anosmia adalah pertamanya terjadi pilek dan flu atau alergi yang sementara, namun ada juga dalam penyakit Anosmia ini kadang sifat nya sementara ada juga yang bersifat jangka panjang, jika Anosmia bersifat penyakit jangka panjang ada baiknya untuk segera diperiksakan ke Dokter agar lebih mengetahui secara spesifik dalam penyakit tersebut.

Anosmia kerab terjadi pada sesorang yang penyakit COVID-19, oleh karena itu, jika anda mengalami Anosmia, dan memerlukan pemeriksakan COVID-19, anda boleh untuk memeriksakan SWAB Antigen-PCR.

Penyebabnya Anosmia adalah 

Prosesnya penciuman bau terjadi ketika, bauk yang masuk kedalam hidung, diterima oleh syaraf-syaraf pembau kemudian mengirim sinyal ke otak untuk di olah dikirimkan lagi sehingga bau teridentifikasi. Anosmia terjadi ketika gangguan dalam proses penciuman terjadi, dan gangguan ini biasanya terjadi berupa :

  • Gangguan di dalam dinding hidung 

gangguan ini berupa iritasi atau berupa hidung tersumbat, yang disebabkan oleh :

  1. Pilek 
  2. Flu 
  3. Rhinitis 
  4. Shinositis 
  5. Kebiasaan merokok
  • Penyumbatan di daerah rongga hidung 

Dalam kondisi seperti ini dapat menyebabkan penyumbatan rongga hidung adalah 

  1. Polip
  2. Tumor
  3. Kelainan dalam tulang hidung
  • Trauma pada kepala 

Cedera kepala juga dapat menyebabkan gangguan dalam penciuman merupakan penyebab paling sering anomsia. Salah satunya adalah terjadinya peradangan, misalnya. Flu, Rinitis, Pilek. Selain itu terjadinya benjolan di daerah dinding hidung, sehingga menghambatnya penciuman.

  • Trauma kepala 

Cedera kepala akibat trauma sering terjadi penyebab penyakit Anosmia, karena cedera kepala yang mengakibatkan cedera kerusakan pada saraf penghidung

  •  Penyakit bawaan dari lahir 

Syndrome Turner dan Syndrome Kallman merupakan beberapa penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer, Parkinson, dan demensia Badan Lewy juga mengakibatkan penurunan kemampuan menghirup.

Pencegahan Anosmia 

Cara mencegah Anosmia dengan menjaga kesehatan :

  1. Mengkonsumsi makanan yang bergizi
  2. Minum air putih yang cukup
  3. Istirahat yang cukup 
  4. Menghindari stress yang berlebih 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 Penulis : Esther Sibarani

Refrensi :

  • https://www.alodokter.com/memahami-penyebab-dan-cara-tepat-mengatasi-anosmia
  • https://www.alodokter.com/anosmia
  • https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5181786/3-fakta-anosmia-gejala-covid-19-yang-ganggu-indra-penciuman
  • https://www.kompas.com/sains/read/2020/11/30/111710823/mengenal-anosmia-dari-gejala-penyebab-hingga-pengobatan?page=all
 
 
Jangan lupa Hubungin :
No HP : 08119777292
Email  : indohomecare@gmail.com
instagram : indohomecare
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *